
Pernah nonton film the bourne ultimatum kan...?. Kali ini saya mencoba menceritakan pengalaman pribadi selama berjalan di semarang kemaren yang sedikit mirip dengan cerita yang ada di dalam film bourne ultimatum (hehehe sedikit di dramatisir nih..), yang saya beri judul posting "Cerita the new bourne ultimatum ala payz0". Saya beri judul mirip dengan film bourne ultimatum, karena saya merasa di sekitar ada banyak intelijen yang memantau gerak-gerik saya. Maklum.. kayaknya orang-orang semarang merasa aneh jika ada orang yang berjenggot, bercelana jingkrang, apalagi pakai peci pak haji, maka akan di kira teroris. Karena berdasarkan pengalaman saya, untuk di kota semarang memang jarang di temukan orang berjenggot dan bercelana jinggrang, apalagi wanita bercadar. (sepengetahuan saya ya...) Hal ini terbukti mereka selalu memandang dengan pandangan aneh terhadap orang yang berpenampilan seperti yang saya gambarkan di atas.
Untuk di ketahui admin blog gaptect ini, orangnya berjenggot, memakai celana jinggrang, sedangkan istrinya memakai cadar. Dan kondisi tampilan tersebut tidak bisa di rubah dalam kondisi apapun kecuali setelah berada di dalam rumah. Terkadang memang terlintas di kepala untuk mencukur jenggot biar mukanya bersih seperti orang kafir, dan tidak terlihat seperti teroris. Tetapi karena hukum jenggot itu wajib bukan sunnah seperti yang di fatwakan oleh para kiayi maka saya tidak berani untuk memotongnya. Karena di dalam perintah berjenggot mengandung perintah dan ancaman bagi yang memangkas jenggot, dan setiap perintah, apalagi di iringi dengan ancaman tidak mungkin di hukumi sunnah. Sebagaimana dijelaskan oleh hadits dari Abi Hurairah radliyallahu ‘anhu :
“Sesungguhnya
orang musyrik itu, mereka membiarkan kumis mereka tumbuh dan mencukur
jenggot mereka. Maka bedakanlah dengan mereka yaitu biarkanlah jenggot
kalian tumbuh dan cukurlah kumis kalian.” (Diriwayatkan oleh Al Bazzar dengan sanad yang hasan).
Dan kita tau barang siapa yang meniru-niru suatu kaum, maka nanti di akhirat akan di kumpulkan dengan kaum yang di tiru...
Dengan kondisi seperti inilah saya berkeluyuran di kota semarang, hanya sekedar jalan-jalan dan refreshing, Tetapi rasanya berada di dalam film bourne ultimatum. Terasa di mana-mana banyak intelijen yang memantau gerak-gerik saya. Hal ini bisa saya rasakan sangat berbeda dengan kondisi biasanya, sebab semarang adalah kota kedua saya setelah kota kelahiran saya, yang merupakan kota tempat saya menuntut ilmu komputer. jadi saya tau persis texture dan gaya kebiasaan kehidupan orang-orang di kota semarang.
Sejak subuh sampai menjelang keberangkatan ke bandara semarang, saya melihat ada saja orang yang berbadan tegak di sekitar saya. Biasanya kota semarang di penuhi dengan orang yang berpakaian lusuh dan orang tua yang kurus, yang di wajahnya tergambarkan banyak harapan. Tetapi kali ini banyak orang berbadan tegak yang tidak memiliki kerjaan yang pasti dan bergerak hanya monoton.
Saya maklumi jika polisi dan intelijen was-was jika melihat orang berpenampilan teroris berkeliaran seperti saya. Karena sebelumnya banyak terjadi penembakkan terhadap pak polisi oleh pihak teroris yang mengatasnamakan jihad. Tetapi saya yang bukan teroris bahkan saya musuh dari pemahaman teroris menjadi was-was juga dari kondisi ini. Saya tidak menyalahkan polisi dan masyarakat dalam hal ini. tetapi ini adalah sebagai akibat dari ulah para teroris yang mengatasnamakan jihad.
Nasehat untuk orang-orang yang memahami jihad dengan serampangan, yang berjihad tidak mengetahui waktu dan tempat untuk berjihad, sehingga banyak kerusakkan yang di hasilkan.
"Seharusnya anda wahai teroris, melihat dampak kegiatan yang anda sebut sebagai jihad, mana yang mengandung maslahat dan mana yang mengandung mudorot. Tidak hanya sekedar mengamalkan perintah syariat. Masih ingatkah anda tentang hadist bahwa Rosululloh sholallohu'alaihiwassalam menahan diri untuk merombak ka'bah ke bentuk aslinya, karena ka'bah yang ada saat ini berbeda dengan ka'bah yang pernah di buat oleh nabi Ibrahim dan Nabi ismail. Tetapi karena mempertimbangkan maslahat yang ada maka Rosululloh sholallohu'alaihiwassalam menahan keinginannya untuk merubah ka'bah ke bentuk aslinya, karena di saat itu banyak orang yang baru masuk islam, sehingga di kawatirkan mereka kembali ke kafir, jika perubahan ka'bah di lakukan. Bagaimana dengan yang telah anda lakukan, teror sana-sini, bom sana-sini, apa maslahatnya...???? lihatlah dampaknya... berjenggot di anggap teroris... Kaum muslimin tidak bisa beraktivitas bebas... sedangkan kaum kafir semakin senang... Apa yang telah kalian lakukan...? berjuang untuk menegakkan agama Alloh atau untuk merusak Agama Alloh..."
"Aku kawatir... kalian yang menembak polisi.... tetapi kami dan anak cucu kami yang akan menjadi sasaran peluru para polisi..."

14 Comments
hehe..kegelisahan seluruh muslim nih mas, jangan-jangan ini by desain oleh pihak tertentu. Lha wong amrojie yang hidup di hutan lamongan, yang hidupnya sederhana kok bisa bikin bom yang daya ledaknya luar biasa. Heheheehe..
ReplyDeletesemoga tetep istiqomah maas
gak mas.. ini bukan desain pihak tertentu.. tapi ini berdiri atas suatu pemahaman yang salah... coba mas agus cari tahu tentang sejarah, orang yang membunuh ustman bin affan... sebagai presiden di zaman itu... yang membunuhnya adalah dari anak seorang yang taat beribadah.
DeleteDan Rosululloh sudah mengabarkannya, bahwa pemahaman ini akan ada sampai akhir zaman. merekalah yang di sebut oleh rosululloh dengan "anjing-anjing neraka.."
adapun tentang amroji... saya tidak tau persisnya, soalnya saya tidak kenal sama sekali, tetapi jika orang muslim memiliki pemahaman bom bunuh diri seperti yang dilakukan oleh teroris, itu memang benar adanya.
nah itu yang saya belum paham sama sekali mas,
Deletesaya juga gak paham komennya mas... (apa karena terlalu katro ya.. hehehe..)
Deletetapi pemahaman yang membenci pemerintah memang ada mas... pemahaman mereka di dirikan atas dasar ketaatan yang sangat, sehingga tidak mentolerir orang yang bersalah, walaupun berskala kecil. sampai Rosululloh juga mengatakan bahwa ketaatan ibadah mereka mengalahkan para sahabat.
wah seru seru ni
Deleteyuk nonton kang...
Deleteyuk
Deletesaya tidak dapat berkomentar apapun, namun sesungguhnya kita mengambil dari pandangan baik saja
ReplyDeletejadi gak enak sama mba leony sampai tidak bisa berkata apa"... maaf ya mba.. ni artikel curahan hati yang galau sama kondisi yang ada
Deletekondisi Mbak Leony?
Deletewahhh
Wah tambah satu teman jenggotan nih.. hehehe tapi saya jidatnya gak belang" hehe...
ReplyDeleteSebenarnya teman yang berpenampilan seperti saya juga banyak, dari pedagang, petani bahkan sampai para anggota polisi, juga bahkan kapolda kalteng juga berjenggot dan bercelana jinggrang... (tapi sekarang sudah di pindahkan)...
sebenarnya kalau saya jalan ke kota lain seperti solo dan di daerah saya, tampilan seperti saya itu biasa saja... tapi kalau di semarang, koq rasanya orang" semarang sensitif banget...
betul juga sih... tapi pernah koq di bilangin teroris gitu.. apa sketsa wajah saya mirip teroris ya..hahaha... kacau nih.. harus operasi plastik..heheh (joke..
ReplyDeletekalau tau dasarnya itu bagus mas , pak.
ReplyDeletelha saya celana cingkrang , celana saya tak lingkis biar tidak kotor kena tanah.
saya berpandangan lumrah aja terhadapa mereka atau sampean mas, lha wong ada orang baca blog saya terus tertarik naik kereta, eh ternyata orang berjenggot panjang, celana cingkrang batuk e ngecap hitam, malah saya akrab sama beliau
koq pake kecap hitam juga mas agus.. hehehe
ReplyDelete